Minggu, 29 Oktober 2017

Pagiku untuk CIKU

Pagi... Langit Prambon Jati Alun-alun
Yang terangnya memudarkan warna biru
Aku sedang tersesat
Enyah dimana tepatnya aku berada, bahkan aku tak tau
Tapi aku merasa sendiri
Banyak pejalan kaki menghiburku dengan langkah terburu-burunya memegang gadget
Mencoba mengikuti berita terbaru, apa yang sedang di suguhkan oleh media
Aku yakin..
Seseorang akan menemukanku, cepat atau lambat

Pagi... Langit Prambon Jati Alun-alun
Di hari yang agung penuh dengan berkah
Aku masih tak bisa membawa dia mengenaliku dan mengajaknya berpuisi bersama
Aku masih dalam keadaan sama, seperti lelaki yang marah-marah dalam kemalangannya

Pagi... Langit Prambon Jati Alun-alun
Katakan pada si cantik mungil "Nanda"..
Ada gedung kosong yang tak berpenghuni disini
Entah dia sedang apa sekarang
Cantik memang...
Tapi bahkan saat ku fikirkan, Aku tak tau apa yang coba ia sampaikan

Pagi... Langit Prambon Jati Alun-alun
Sudah dulu
Tanganku lelah bergerak menyentuh
Aku menunggu saja
Dalam keadaan seperti ini tetap berharap
Temukan aku, temukan aku, temukan aku...

  
By : Miftah Arif



Untuk pertama kalinya ku dengarkan sapaan manis dari seseorang dalam bentuk puisi. Indah memang.. meski awalnya ku tak mengerti maksut hatinya wkwkwwk
Namun aku sudah cukup  Baper... dan Lumeeeerrrr... Bagaikan ice cream di siang hari...heehehe
Terimakasih.. untukmu yang selalu menantiku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar